Film Filosofi Kopi 2 Kembali Hadir Di Bioskop Indonesia

Prescon Filosofi Kopi 2 di Semarang

Setelah sukses dengan Filosofi Kopi pertama yang kental dengan nuansa memperkenalkan kopi khas Indonesia, mulai tanggal 13 Juli lalu, Film Filosofi Kopi 2 hadir kembali di Bioskop tanah air. Meski hadir dengan cerita yang berbeda, namun masih dengan nuansa yang sama dengan pesannya masih sama menggandeng kopi khas Indonesia.

Hal ini disampaikan oleh Rio Dewanto (Jody) dan Chicco Jerikho (Ben) bersama dengan eksekutif produser Moelyono Soesilo pada saat melakukan presscon di PT. Taman Delta Indonesia Semarang, Senin 17/07/2017.

Film Filosofi Kopi merupakan film yang diadaptasi dari cerpen dengan judul yang sama karya Dee Lestari. Sekuel dengan judul “Filosofi Kopi 2: Ben & Jody” ini sudah digarap selama 2 tahun.

“Kami benar-benar memikirkan konsep yang berbeda dan sangat detail, jadi dapat membawa suasana para penonton terbawa akan cerita di film Filosofi Kopi 2 ini,” ungkap Chicco Jerikho pemeran Ben.

Dibalut dengan cerita persahabatan, percintaan, hingga bagaimana mempertahankan kedai kopi, film berusaha memperkenalkan kopi Indonesia, barista, edukasi dan tentunya dengan keinginan untuk menghidupkan kopi Indonesia, tambah Chicco.

Meracik Kopi dengan Filosofi

Filosofi Kopi

Dari penjualan tiket film Filosofi Kopi 2 ini tetap akan menyisihkan untuk para petani kopi di seluruh Indonesia.

“Setiap penjualan 1 tiket film Filosofi Kopi akan menyisihkan 1 bibit biji kopi yang akan kami berikan kepada petani kopi,” kata Rio.

Film Filosofi Kopi 2 ini bercerita tentang perjalanan 2 tahun Ben dan Jody yang memutuskan untuk menjual kedai kopinya, lalu berkeliling Indonesia untuk membagikan kopi terbaiknya hingga Filosi Kopi menemui jalan buntu.

Dalam sekuel film ini ada pemeran baru yakni Luna Maya yang berperan sebagai Tara dan juga Nadine Alexandra yang memerankan karakter baru sebagai Brie, yang menambah cerita yang seru dan berbeda dibanding dengan Filosofi Kopi Pertama.

Loading...
Daftar Kategori Serba serbi

Leave a Reply