<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Peacock Coffee [Closed]	</title>
	<atom:link href="https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/</link>
	<description>All About Semarang</description>
	<lastBuildDate>Tue, 03 Jan 2017 20:54:01 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>
	<item>
		<title>
		By: momon		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/#comment-361811</link>

		<dc:creator><![CDATA[momon]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 11 Nov 2014 00:18:26 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=1317#comment-361811</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/#comment-127623&quot;&gt;budi&lt;/a&gt;.

nganu mas budi ... 

konsep yang ditawarkan di peacock coffee lebih sederhana dan mandiri. Orang pesan, barisa membuat dan dipanggil sesuai pesanan. Yang jaga pun cuman 1 orang, jd yaa sebagai pembeli pun harus maklum kalo misalnya kurang bisa membantu sesuai keinginan pembeli. Justru, harusnya kita sebagai pembeli bisa memaklumi konsep yang ditawarkan oleh sebuah kofisyop, seperti halnya starbucks dll. 


piss ... :)]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/#comment-127623">budi</a>.</p>
<p>nganu mas budi &#8230; </p>
<p>konsep yang ditawarkan di peacock coffee lebih sederhana dan mandiri. Orang pesan, barisa membuat dan dipanggil sesuai pesanan. Yang jaga pun cuman 1 orang, jd yaa sebagai pembeli pun harus maklum kalo misalnya kurang bisa membantu sesuai keinginan pembeli. Justru, harusnya kita sebagai pembeli bisa memaklumi konsep yang ditawarkan oleh sebuah kofisyop, seperti halnya starbucks dll. </p>
<p>piss &#8230; 🙂</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: SpeedRacer		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/#comment-247744</link>

		<dc:creator><![CDATA[SpeedRacer]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 07 Sep 2014 02:52:22 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=1317#comment-247744</guid>

					<description><![CDATA[@Titan
maksudnya promosi disini apa coba? mencari peluang diatas kritik orang.
menurut gua, ga punya etika.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>@Titan<br />
maksudnya promosi disini apa coba? mencari peluang diatas kritik orang.<br />
menurut gua, ga punya etika.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Titan		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/#comment-146245</link>

		<dc:creator><![CDATA[Titan]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 30 May 2013 06:42:25 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=1317#comment-146245</guid>

					<description><![CDATA[Pelayanan ramah dan makanan enak? makanya mampir ke Gilang Rasa di UNDIP tembalang, pelayanannya ramah. Mampir gan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Pelayanan ramah dan makanan enak? makanya mampir ke Gilang Rasa di UNDIP tembalang, pelayanannya ramah. Mampir gan</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Mkhuda		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/#comment-145435</link>

		<dc:creator><![CDATA[Mkhuda]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 May 2013 10:05:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=1317#comment-145435</guid>

					<description><![CDATA[Wah ini tempat nongkrong paling sip dah..
Kopinya juga ueenaak...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Wah ini tempat nongkrong paling sip dah..<br />
Kopinya juga ueenaak&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: budi		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/peacock-coffee-8347/#comment-127623</link>

		<dc:creator><![CDATA[budi]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 26 Feb 2013 14:03:42 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=1317#comment-127623</guid>

					<description><![CDATA[Hujan gerimis malam ini tidak menyurutkan niat tuk bsa nongkrong di peacock cafe di kota semarang, samping RS William Booth dan RS Dr. Kariadi semarang. Begitu masuk ruangan terasa nyaman memang meski utk smooking room penuh tinggal 1 meja tersisa sedangkan kami rombongan dan msh banyak lg yg belum datang. Ternyata kenyamanan tidak sebanding dengan pelayanan disana, berawal ketika kami beberapa saat menunggu tidak ada pelayan yang menghampiri kita sbg tamu/ pembeli. Setelah kami tanyakan ternyata pesan makan minum langsung ke kasir dan tidak ada reaksi aktif dari sang pelayan. Hal tersebut berlanjut ketika kami menanyakan smooking room yg hanya tersisa 1 meja sedangkan kami rombongan dan msh banyak lg yg masih dalam perjalanan, meminta bantuan utk bisa di setting 1 meja tambahan lg di area smooking room. Namun jawaban ketus justru yg keluar dari sang pelayan bahkan tidak menatap muka kami sedikitpun. Sungguh malu rasanya saya sbg warga semarang yanng sedang mengajak entertaint para tamu kantor saya dr jakarta ke Peacock Cafe semarang. Hilang sudah keramahan warga semarang kah? Semoga hal ini bisa menjadikan introspeksi untuk kita semua.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hujan gerimis malam ini tidak menyurutkan niat tuk bsa nongkrong di peacock cafe di kota semarang, samping RS William Booth dan RS Dr. Kariadi semarang. Begitu masuk ruangan terasa nyaman memang meski utk smooking room penuh tinggal 1 meja tersisa sedangkan kami rombongan dan msh banyak lg yg belum datang. Ternyata kenyamanan tidak sebanding dengan pelayanan disana, berawal ketika kami beberapa saat menunggu tidak ada pelayan yang menghampiri kita sbg tamu/ pembeli. Setelah kami tanyakan ternyata pesan makan minum langsung ke kasir dan tidak ada reaksi aktif dari sang pelayan. Hal tersebut berlanjut ketika kami menanyakan smooking room yg hanya tersisa 1 meja sedangkan kami rombongan dan msh banyak lg yg masih dalam perjalanan, meminta bantuan utk bisa di setting 1 meja tambahan lg di area smooking room. Namun jawaban ketus justru yg keluar dari sang pelayan bahkan tidak menatap muka kami sedikitpun. Sungguh malu rasanya saya sbg warga semarang yanng sedang mengajak entertaint para tamu kantor saya dr jakarta ke Peacock Cafe semarang. Hilang sudah keramahan warga semarang kah? Semoga hal ini bisa menjadikan introspeksi untuk kita semua.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
