<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	
	>
<channel>
	<title>
	Comments on: Plantera Fruit Paradise	</title>
	<atom:link href="https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/</link>
	<description>All About Semarang</description>
	<lastBuildDate>Wed, 20 Dec 2017 04:08:37 +0000</lastBuildDate>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=6.8.3</generator>
	<item>
		<title>
		By: BERRY STANWYCK		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-753616</link>

		<dc:creator><![CDATA[BERRY STANWYCK]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 20 Dec 2017 04:08:37 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=2811#comment-753616</guid>

					<description><![CDATA[Jangan salah, setahu saya bibit dari Thailand itu sebenarnya  mengambil bibit induk dari Indonesia kemudian dikembangkan disana oleh ahli pertanian di Thailand karena dulu raja Thailand adalah Ir. Pertanian yang sangat concern sekali dengan pertanian di negaranya. Hampir semua buah di Thailand berasal dari Indonesia. Demikian juga produk madu di Thailand lebih maju dan berkualitas dari Indonesia karena mereka menimba ilmu bertahun tahun di Indonesia kemudian dikembangkan di Thailand. Itulah pandainya orang luar untuk memanfaatkan Indonesia.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jangan salah, setahu saya bibit dari Thailand itu sebenarnya  mengambil bibit induk dari Indonesia kemudian dikembangkan disana oleh ahli pertanian di Thailand karena dulu raja Thailand adalah Ir. Pertanian yang sangat concern sekali dengan pertanian di negaranya. Hampir semua buah di Thailand berasal dari Indonesia. Demikian juga produk madu di Thailand lebih maju dan berkualitas dari Indonesia karena mereka menimba ilmu bertahun tahun di Indonesia kemudian dikembangkan di Thailand. Itulah pandainya orang luar untuk memanfaatkan Indonesia.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Susbintoro		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-726937</link>

		<dc:creator><![CDATA[Susbintoro]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 18 Feb 2017 03:12:51 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=2811#comment-726937</guid>

					<description><![CDATA[Dinas Pariwisata Kendal... mohon perhatiannya, P Ganjar tolong disidak saja, jangan memalukan penprov Jateng....]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Dinas Pariwisata Kendal&#8230; mohon perhatiannya, P Ganjar tolong disidak saja, jangan memalukan penprov Jateng&#8230;.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Sony		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-555919</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sony]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2015 14:53:44 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=2811#comment-555919</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-486398&quot;&gt;doso&lt;/a&gt;.

Tidak ada penginapan, cuma kebun, jauh dari mana-mana.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-486398">doso</a>.</p>
<p>Tidak ada penginapan, cuma kebun, jauh dari mana-mana.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Sony		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-555917</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sony]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2015 14:53:10 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=2811#comment-555917</guid>

					<description><![CDATA[In reply to &lt;a href=&quot;https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-210230&quot;&gt;purnomo&lt;/a&gt;.

Buahnya ga banyak, sebagian mereka pasok (beli) dari kota.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>In reply to <a href="https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-210230">purnomo</a>.</p>
<p>Buahnya ga banyak, sebagian mereka pasok (beli) dari kota.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: Sony		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-555915</link>

		<dc:creator><![CDATA[Sony]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 24 Apr 2015 14:51:48 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=2811#comment-555915</guid>

					<description><![CDATA[Saya ke sini awal tahun ini, karena mendengar banyak cerita tentang bagusnya perkebunan ini. Setelah perjalanan 2 jam (karena kondisi jalan jelek) dari Semarang, kami sekeluarga sangat kecewa karena hal-hal sbb:
- Kita tidak boleh bawa bekal makanan dari luar (dilarang), dan acara makan di tengah kebun juga tidak ada. Sebaliknya mereka membuka warung yang karena atapnya dari seng maka kita makan di situ dengan situasi kegerahan.
- Harga makanan di warung plantera cukup mahal, sama dengan harga di café di dalam kota.
- Karena gerah, kami pesan jus buah (jambu, sirsak, apel, nanas dll), harga jus buah sama dengan harga di café di kota sekitar 12000 rupiah/gelas, tapi isinya lebih banyak air+gula, buahnya cuma untuk sarat. Satu gelas jus jambu cuma pakai 1/2 jambu, padahal waktu itu lagi musim jambu batu. Jus alpokatnya juga encer. Sayang sekali kebun buah tapi jus buahnya kok lebih jelek kualitasnya dari di café-café di kota.
- Pelayan di warung Plantera mahal senyum, seperti yang stress.
- Walaupun dari kebun sendiri, harga buah-buahan yang dijual di warung Plantera termasuk mahal. Katanya saingan dengan Thailand, namun harga durian tetap jauh lebih mahal dari di Thailand
- Perkebunan ini sangat bangga dengan bibit yang mereka tanam karena bibit-bibit tersebut bukan dari asli Indonesia melainkan dari impor (Australia, Thailand dll). Jadi ini cuma perkebunan biasa, mereka tidak melakukan penelitian untuk membuat bibit unggul.
- Tiket keliling naik mobil mereka cukup mahal, saya lupa tapi sekitar 35 ribu atau 50 ribu per orang dan keliling seluruh kebun cuma 15 menitan selesai. Pemandu wisatanya tidak senyum.

Menjawab pertanyaan Doso: tidak ada resort di sini, cuma kebun, jauh dari peradaban. Jalan juga sebagian rusak, kemungkinan karena sering ada truk lewat (mungkin juga truk Plantera?).

Sebenarnya bukan cuma Plantera, tapi Agrowisata di Indonesia memiliki kecenderungan mengorek uang wisatawan saja. Kebun apel di Malang juga sama saja mahal.]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Saya ke sini awal tahun ini, karena mendengar banyak cerita tentang bagusnya perkebunan ini. Setelah perjalanan 2 jam (karena kondisi jalan jelek) dari Semarang, kami sekeluarga sangat kecewa karena hal-hal sbb:<br />
&#8211; Kita tidak boleh bawa bekal makanan dari luar (dilarang), dan acara makan di tengah kebun juga tidak ada. Sebaliknya mereka membuka warung yang karena atapnya dari seng maka kita makan di situ dengan situasi kegerahan.<br />
&#8211; Harga makanan di warung plantera cukup mahal, sama dengan harga di café di dalam kota.<br />
&#8211; Karena gerah, kami pesan jus buah (jambu, sirsak, apel, nanas dll), harga jus buah sama dengan harga di café di kota sekitar 12000 rupiah/gelas, tapi isinya lebih banyak air+gula, buahnya cuma untuk sarat. Satu gelas jus jambu cuma pakai 1/2 jambu, padahal waktu itu lagi musim jambu batu. Jus alpokatnya juga encer. Sayang sekali kebun buah tapi jus buahnya kok lebih jelek kualitasnya dari di café-café di kota.<br />
&#8211; Pelayan di warung Plantera mahal senyum, seperti yang stress.<br />
&#8211; Walaupun dari kebun sendiri, harga buah-buahan yang dijual di warung Plantera termasuk mahal. Katanya saingan dengan Thailand, namun harga durian tetap jauh lebih mahal dari di Thailand<br />
&#8211; Perkebunan ini sangat bangga dengan bibit yang mereka tanam karena bibit-bibit tersebut bukan dari asli Indonesia melainkan dari impor (Australia, Thailand dll). Jadi ini cuma perkebunan biasa, mereka tidak melakukan penelitian untuk membuat bibit unggul.<br />
&#8211; Tiket keliling naik mobil mereka cukup mahal, saya lupa tapi sekitar 35 ribu atau 50 ribu per orang dan keliling seluruh kebun cuma 15 menitan selesai. Pemandu wisatanya tidak senyum.</p>
<p>Menjawab pertanyaan Doso: tidak ada resort di sini, cuma kebun, jauh dari peradaban. Jalan juga sebagian rusak, kemungkinan karena sering ada truk lewat (mungkin juga truk Plantera?).</p>
<p>Sebenarnya bukan cuma Plantera, tapi Agrowisata di Indonesia memiliki kecenderungan mengorek uang wisatawan saja. Kebun apel di Malang juga sama saja mahal.</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: doso		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-486398</link>

		<dc:creator><![CDATA[doso]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 12 Jan 2015 01:25:38 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=2811#comment-486398</guid>

					<description><![CDATA[Apakah ada penginapan arau resort, biar lengkap menikmati suasana perkebunan]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Apakah ada penginapan arau resort, biar lengkap menikmati suasana perkebunan</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
		<item>
		<title>
		By: inu'		</title>
		<link>https://seputarsemarang.com/plantera-fruit-paradise-3895/#comment-369317</link>

		<dc:creator><![CDATA[inu']]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 13 Nov 2014 08:04:11 +0000</pubDate>
		<guid isPermaLink="false">http://seputarsemarang.com/?p=2811#comment-369317</guid>

					<description><![CDATA[mantab, dikendal ada kebun buah tropis...]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>mantab, dikendal ada kebun buah tropis&#8230;</p>
]]></content:encoded>
		
			</item>
	</channel>
</rss>
