Gereja Gereformeerd

Bangunan tua peninggalan jaman Belanda ini bernama Gereja Gereformeerd, masih sangat terawat sekali kondisi bangunannnya dan sanggup menampung jemaat hingga 400 umat GKI. Gereja ini terletak di Jalan Dr Sutomo selatan Rumah Sakit Kariadi, dan bisa dicapai dengan mudah dengan angkutan kota dari arah Simpang Lima atau Tugu Muda ke arah Sampangan. Gereja Gereformeerd Semarang ini dibangun pada 27 Oktober 1918 tetapi baru diakui berbadan hukum oleh Pemerintah Hindia Belanda sejak 18 Maret 1928. Pada masa kolonial selain digunakan oleh orang Belanda, gereja ini dihadiri juga oleh umat dari suku Jawa, Ambon, Manado dan Tionghoa.

Gereja ini sempat mengalami pasang surut jumlah umat ketika Perang Dunia II berlangsung dan pada masa pendudukan Jepang sekitar tahun 1943, Konsulen (pendeta utusan) Ds de Jong dan keluarganya sempat harus hidup di kamp tahanan. Nama `Gereformeerd’ pada Gereja Gereformeerd Kalisari Semarang ini masih dipertahankan, sehubungan dengan konsekuensi hukum dan sejarahnya. Memang, jemaat ini merupakan jemaat yang berasal sejak zaman Hindia Belanda dahulu.
Masih banyak bangunan tua yang eksotis di semarang yang bisa dieksplore lebih dan dimanfaatkan untuk Wisata, jika semuanya dikelola dengan baik.

2 Responses
Stay in touch with the conversation about Seputar Semarang, subscribe to the RSS feed for comments on this post.June 7th, 2011
Seajarah harus di jaga dan kalu bis di jadikan cagar budaya hehe
January 19th, 2012
interiornya bangunannya unik