Pada tanggal 5-9 November 2014 kemarin, CB31 Artspace telah mengadakan sebuah pameran karya visual, bernama Pameran Moro Seneng, pameran ini memamerkan 13 karya dari 15 mahasiswa yang berasal dari berbagai universitas di Kota Semarang. Sebelum mengikuti pameran, peserta sebelumnya mengikuti proses diskusi selama 20 hari, yakni pada tanggal 1-20 Oktober silam. Acara yang telah diselenggarakan di CB31 ArtSpace, Jalan Cinde Barat 1 No 31, Mrican, Semarang, bertujuan untuk memberikan kesempatan dan pengalaman kepada mahasiswa untuk berpartisipasi dalam kegiatan pameran karya visual.
Rangkaian acara pameran Moro Seneng dibuka pada tanggal 5 November 2014 lalu, yang dimeriahkan oleh penampilan musik ukulele dari Zada & Mom, duet antara Ibu (Tia) dan anaknya Zada, juga pertunjukkan wayang tenda “Nandang Wuyung” , sebuah pertunjukan wayang yang unik yaitu bermain wayang di dalam tenda. Acara pembukaan Pameran Moro Seneng mampu menarik ratusan pengunjung dalam satu malam.
Di tanggal 7 November, pameran diisi dengan kegiatan artist talk, sebuah kegiatan diskusi dan tanya jawab antara artist peserta pameran & pengunjung pameran mengenai karya-karya mereka. Pameran Moro Seneng telah ditutup pada tanggal 9 November kemarin, dengan penampilan accoustic dari Remaja Cinde dan beberapa artist pameran, serta kegiatan foto bersama.
“CB31Artspace menyediakan ruang bagi siapa saja, baik individu maupun komunitas, yang ingin mengadakan pameran seni, guna memajukan kesenian di Kota Semarang” ujar Fariza Khumaedi, Founder CB31Artspace.

