ROAR Project Ajak Anak – anak Sayangi Binatang

Anak anak di Kebun BinatangUntuk memperingati Hari Cinta Puspa dan Satwa Nasional yang diperingati pada 5 November 2014 lalu, sejumlah mahasiswa Ilmu Komunikasi Universitas Diponegoro bekerjasama dengan Kebun Binatang Semarang, mengadakan event bertajuk ROAR Project. Event tersebut merupakan serangkaian kegiatan PR Campaign yang menyasar anak – anak TK Tunas Bangsa 3 Tembalang dan berlangsung selama satu bulan.

Anak anak dan gajah di Bonbin

Mengusung tagline “Anak Pintar Sayang Binatang” ROAR Project dibuka dengan kunjungan TK Tunas Bangsa 3 di Kebun Binatang Semarang, Sabtu (15/11). Dalam kunjungan tersebut, anak – anak TK Tunas Bangsa 3 mengikuti tur mengelilingi Kebun Binatang Semarang bersama guru dan panitia, serta dibimbing langsung oleh guide dari Kebun Binatang Semarang. Selain mendapatkan informasi seputar satwa yang mereka lihat anak – anak pun berkesempatan untuk langsung memberi makan sejumlah satwa. Selain itu, mereka juga diperbolehkan berinteraksi dengan satwa tertentu. Untuk menguji daya ingat peserta, tur juga diselingi dengan kuis. Sebagai penutup, kegiatan dilanjutkan dengan puzzle games yang mengasah otak anak – anak dengan memasangkan satwa tertentu dengan makanannya. Selama acara, anak – anak tampak antusias, karena selain kegiatan yang menarik, mereka disuguhi banyak hadiah dan souvenir.

Anak anak berinteraksi dengan ularSelo Pangestu Imawan selaku Project Leader dalam kegiatan ini menyatakan bahwa, kunjungan ke Kebun Binatang Semarang merupakan opening event dari ROAR Project. “Kunjungan ini merupakan awal dari project kami dan setelah ini selama satu bulan, akan ada kegiatan – kegiatan lain yang bertempat di TK Tunas Bangsa 3, yang sejalan dengan tujuan utama project ini, yaitu meningkatkan kecintaan terhadap satwa sejak dini,” ungkap mahasiswa angkatan 2011 tersebut. Menurut Selo, adapun sejumlah kegiatan yang akan diadakan selanjutnya berfokus pada peningkatan kognisi anak – anak dengan tetap mengedepankan unsur hiburan yang menarik, misalnya dengan kegiatan pemutaran film kartun bertema perburuan liar. Lebih jauh lagi, ia pun berharap bahwa kecintaan terhadap satwa yang sudah tertanam akan terus dibawa hingga dewasa dan dapat bekontribusi positif dalam menekan perburuan hewan yang masih marak di Indonesia. [Semarang, 18 November 2014]

Author: Admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *