Belakangan ini banyak perbincangan di banyak media sosial yang menyerukan “stop smoking, start vaping” apakah itu Vaping / Vaporizer?
Vaporizer yang saat ini sedang populer di antara para perokok di kota kota besar di Indonesia mulai merambah masuk kota Semarang. Vaporizer yang mulai menjadi gaya hidup para perokok yang ingin mengubah hidupnya jadi lebih sehat tanpa harus mengubah kebiasaannya. Vaporizer atau yang biasa disebut dengan vape ini sebenarnya dikenal di Indonesia sudah cukup lama dengan berbagai sebutan, mulai dari rokok elektrik, shisha elektrik, shisha pen dan lain lain. Vaporizer ini sebenarnya adalah perangkat bertenaga baterai untuk mengubah cairan menjadi uap.
Uap tersebut dapat dihirup yang menimbulkan efek seolah olah kita sedang merokok. Sebenarnya Vaporiser ini sangat berguna bagi anda para perokok yang ingin berhenti merokok konvensional atau mengurangi rokok, akan tetapi vaporizer ini tidak dapat dikategorikan sebagai rokok atau rokok elektrik karena vaporizer sendiri menghasilkan uap yang sifatnya aman dan tidak membahayakan bagi perokok pasif.
Bukankah asap sangat berbahaya bagi si perokok dan perokok pasif. Dan vaporizer sendiri tidak mengandung tar dan zat kimia lainnya, kecuali nikotin seperti layaknya rokok konvensional. Keberadaan nikotin itu sendiri sifatnya opsional, jadi kita dapat memilih e-liquid yang tidak mengandung nikotin. Namun bagi perokok aktif, disarankan memulai dari yang mengandung nikotin terlebih dahulu untuk mempermudah proses berhenti merokok.
Maka dari itulah perbedaan antara vaporizer dan rokok konvensional, kalau menghisap vaporizer disebut dengan sebutan vaping seperti nama komunitas vaporizer di semarang sedangkan penghisap rokok disebut dengan smoking.
