Warung Semawis, Salah Satu Ikon Kuliner Semarang

warung semawis pecinanWarung Semawis yang atau juga sering di sebut sebagai Pasar Semawis, yang digagas oleh Komunitas Pecinan Semarang untuk Pariwisata ini merupakan salah satu ikon wisata kuliner khas Semarang yang unik. Nama Semawis sendiri berasal dari Semarang untuk Pariwisata. Warung Semawis dibuka sejak tahun 2005 dan dibuka setiap hari Jum’at, Sabtu dan Minggu. Pasar Semawis ini menempati lokasi di Gang Warung kawasan pecinan yang ditutup bagi kendaraan pada malam harinya. Kita dapat dengan mudah menemukan aneka jenis makanan khas Semarang begitu kita memasuki kawasan semawis.

Berbagai menu khas yang merupakan ikon kuliner Semarang bisa kita temui disini seperti Nasi Gudeg, Nasi Pindang dan Soto Sapi, Sate Sapi Pak Kempleng, Nasi Ayam, Nasi Goreng Babat dan Babat Gongso dll. Berbagai hidangan oriental khas Pecinan termasuk sate Babi Singapore semua ada di Pasar Semawis. Makanan lain seperti Bakmie Jawa, Nasi Pecel, Nasi Pela, aneka sate, Nasi Goreng, seafood dan soto menambah pilihan makanan yang bisa dicicipi di Pasar Semawis.

Suasana Romantis Pasar Semawis

Untuk yang non muslim kawasan pecinan bisa jadi surga kuliner karena banyaknya makanan yang dijajakan. Untuk yang muslim kita sarankan untuk bertanya kepada penjual setiap ingin membeli makanan di semawis karena kebanyakan jenis jenis makanan di Warung Semawis merupakan makanan yang terbilang tidak halal buat kaum muslim, tetapi jangan takut karena masih banyak makanan-makanan yang halal juga.

Suasana Tempo Dulu Semawis Semarang

Disamping menghadirkan aneka macam kuliner khas kota Semarang, Warung Semawis juga diramaikan oleh berbagai stand yang menjajakan aneka ragam barang, mainan anak – anak, asesoris, mulai dari pakaian, buah – buahan segar, peramal dan tukang pijat tradisional. Warung Semawis bertempat di sepanjang jalan Gang Warung, tepat ditengah – tengah area Pecinan Semarang, sehingga bagi pengunjung dari luar kota Semarang setelah bersantap malam dapat dengan mudah mampir ke ke Gang Lombok yang terletak persis disampingnya. Karena letaknya yang ditengah kawasan pecinan maka semawis dikelilingi oleh bangunan-bangunan lama yang menambah suasana eksotis semawis.

Warung Semawis buka setiap hari Jumat, Sabtu dan Minggu malam mulai pukul 18.00 – 23.00 WIB.

loading...
Daftar Kategori Warung makan
Hashtag: , ,

6 Responses to “Warung Semawis, Salah Satu Ikon Kuliner Semarang”

  1. toko kue online says:

    Semawisss ^_^ very luv it ^o^

  2. Suke says:

    Imlek 2013 buka tanggal 5 hingga 8 Februari ya….

  3. Budi says:

    Waroeng Semawis akan lebih baik jika ditambah sarana toilet & juga motor dilarang masuk agar tidak menimbulkan polusi udara ketika konsumen sdg menikmati makanan. Kemudian sebaiknya petugas parkirnya diatur & ditertibkan agar tidak mematok tarif parkir sesuka hatinya…

  4. Bolot says:

    Waktu tgl. 07 Agustus 2013 kemaren sempet maen ke kota Semarang & makan di daerah Waroeng Semawis, asyik banyak pilihan makanannya. Seafood/Ceripingnya enak, kmdn ada 2 kios yg menawarkan Es Tjong Lik tp menurut gue yg enak yg dijual sama bapak-2 yg udah tua, rasanya tidak kemanisan… Pisang Plenet juga enak, Mie Tite juga enak katanya pake kuah udang… pokoknya bakal kenyang dech mampir kesini…

  5. joni says:

    Pak gubernur Ganjar….. Tolong deh, di bangunkan TOILET and WC biar kita bisa paling tidak ya……kencing dan nyuci tangan…. Ojo lali yo Pak????

    • katarina nila says:

      setau saya sih toilet untuk kencing ada di kantor sekretariat pasar semawis, walopun cuma bisa untuk buang air kecil saja

Leave a Reply